Bisikan Sang Pejuang
By: Clarista Yovinka Naftali
Saat
jerit telah menjerat
Pilu
mengisakkan lara terpahit
Tak
sedikit darah tertumpah
Akibat
tangan penguasa menjarah
Saat
jeruji mencekik impian
Banyak
pula raga terbidik senapan
Tak
satu pun ada lepas harap
Demi
tanah air, mari menggarap
Semangat
membara pada jiwa
Terpampang jelas di wajah mereka
Menghadapi
musuh bagai api neraka
Bagi
kami Indonesia harus merdeka
Rawe-rawe
rantas, malang-malang putung
Bangkitkan
bangsa, semangat tak boleh buntung
Hai
jiwa muda, teruskan perjuangan ini
Menggapai
angan dan cita-cita Ibu Pertiwi
Thanks for publishing. Miss You Targadz, see you.
ReplyDeleteThanks for publishing. I hope the reader will really enjoy with this poetry and inspired them.
Delete