Theresia Harsuki (resi) – XII IPA 2
“Acara 17-an kemarin lumayan seru karena 2 games nya itu games dengan kreatifitas yang baru, juga diimbangi dengan game klasikalnya (tarik tambang). Tapi sayangnya pembagian waktunya kurang di perhitungkan, harusnya kita bisa pulang lebih awal, karena selesainya lebih cepat. Sarannya lebih ditingkatkan lagi koordinasi waktunya. Kalau bisa juga mainnya jangan di lapangan belakang karena sangat gersang”

Rama Tanida – XII IPA 1
“Acara 17-an kali ini seru dan bagus. Apalagi ada lomba baru kayak KMP (Kejar Merah Putih), apalagi ada all starnya. Pokoknya seru, dan yang paling asik itu KMP”

Cecilia Angieta – XI IPA 2
“Saya setuju dengan game-game kemarin terutama KMP karena itu benar-benar baru. Menurut saya, kreativitas di sini banyak dikembangkan. Game nya juga seru dan lucu, jadi tidak membuat bosan. Kritiknya untuk panitia, lebih bijak lagi dalam urusan peraturan dan memberikan pelanggaran, agar adil untuk semua. Takutnya ada yang merasa tidak adil”

Clivensen Heryanto – XI IPS 1
“Kalau menurut saya, acaranya tertata rapi. Banyak juga waktu luang buat all star. Game nya asik-asik dan baru-baru juga seperti KMP dan Sepak Bola Dangdut (SBD) yang bisa menambah pengalaman kita. Lomba pengibaran bendera dan juga pembacaan teks UUD dapat menambahkan pengalaman sekaligus rasa nasionalis kita”

Riananda – X4

“Menurut saya cukup asik, karena sekarang nggak semua wilayah tempat tinggal mengadakan lomba-lomba seperti itu. Kalau soal game, gamenya asik dan kreatif. Kalau bisa tahun depan tambahin dan kreasiin game baru lagi”


Eustacia Andrelina (Ketua Panitia)
XI IPA 2
“Menurut saya, MOPDB  ini sangat berkesan karena untuk merencanakan suatu kegiatan besar dengan jumlah raka nita (panitia) sebanyak 44 orang bukanlah hal yang mudah. Namun seluruh panitia sudah bekerja keras menyalurkan ide kreatif dan mengusahakan yang terbaik demi kelancaran MOPDB kali ini. Hasilnya pun cukup memuaskan dan sangat berkesan, karena kegiatan ini berlangsung dengan menarik dan menyenangkan, selain itu di MOPDB ini pesan dan tujuan MOPDB untuk memperkenalkan sekolah serta lingkungannya ke siswa baru juga tersampaikan dengan cukup baik dengan cara merangkul mereka dan bukan membully mereka. Bisa terlihat pada hari ke 3 MOPDB dimana para siswa terlibat dalam kegiatan treasure hunt dan dinamika kelompok, disana terlihat bagaimana siswa siswi kelas 10 bekerja sama sebagai satu kesatuan untuk mencapai suatu keberhasilan bersama”

Dicky Joshua (Mentor)
XII IPA 2
“Acara MOPDB kemarin itu seru! Kita para panitia bisa kompak, bisa membangun suasana. Anak-anaknya pada hari pertama masih sedikit malu-malu, tetapi lama kelamaan mereka juga seru. Mereka mengikuti acara dengan semangat, nurut dengan raka nita nya. Mereka juga nggak membuat pelanggaran yang kelewat batas. Yang paling seru itu setiap nyanyi MOPDB dan game kolosal, itu asik banget ngeliat mereka akhirnya jadi satu untuk melindungi lilin”

Cathie Soenpiet (Peserta MOPDB)
X3
“MOPDB kali ini seru dan juga santai namun tetap disiplin. Semua acaranya menarik, tapi yang paling menarik itu adalah hari ketiga. Para raka dan nita nya juga ramah, baik, dan cepat bergaul dengan kita-kita. Tapi sayangnya acara seminar dan sosialisasi kadang-kadang bikin bosan karena hanya duduk-duduk saja. Sarannya untuk kedepannya nanti hari pelaksanaan MOPDB nya nggak terpisah oleh weekend (Sabtu dan Minggu), dan semoga raka dan nita nya tetap semangat lagi bahkan lebih semangat dari tahun ini”


Istilah Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) sudah tidak asing lagi di kalangan orang-orang jaman sekarang, biasanya mungkin lebih dikenal dengan istilah Masa Orientasi Siswa (MOS) atau orang dulu menyebutnya dengan istilah plonco. MOPDB merupakan masa orintasi peserta didik yang memasuki pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu SD ke SMP, SMP ke SMA, dan SMA menuju Universitas.
 Di SMA Tarakanita Gading Serpong juga selalu ada MOPDB setiap tahunnya. Total MOPDB ini adalah empat hari. Hari pertama merupakan pra-MOPDB yang berlangsung pada hari Rabu, 22 Juli 2015. Pada hari itu belum banyak kegiatan-kegiatan besar yang dilakukan, belum ada games dan kegiatan besar lainnya.
Pra-MOPDB ini diawali dengan perkenalan panitia MOPDB kepada seluruh peserta didik baru sekaligus pembagian kelompok untuk 3 hari MOPDB esok harinya. Kelompoknya terdiri dari kelompok besar dan kelompok kecil. Ada 5 kelompok besar yang dimana masing-masing kelompok besar dibagi lagi mejadi 4 kelompok kecil. Setiap kelompok kecil berisikan 9 sampai 12 anggota dan dimentori oleh 2 orang mentor.
Pada pra-MOPDB ini mereka juga diharuskan untuk membuat sebuah tas dari kaus yang dimana akan terus dipakai sebagai tas utama mereka selama MOPDB berlangsung. Pembuatan tas dibimbing oleh mentor masing-masing. Setelah itu acara dilanjutkan untuk pemberitahuan apa saja yang harus dibuat di rumah dan apa saja yang harus mereka bawa esok harinya. Kegiatan ini berakhir tepat pukul 13.00 WIB.
Kamis, 23 Juli 2015 sampai Jumat, 24 Juli 2015 merupakan hari pertama dan kedua MOPDB yang sebenarnya. Selama MOPDB berlangsung, para peserta didik baru diharuskan sampai di sekolah selambat-lambatnya pukul 06.30 WIB dan akan pulang pukul 14.30 WIB. Kegiatan selama dua hari tersebut tidak jauh berbeda, yaitu seminar dan sosialisasi. Misalnya, sosialisasi tentang tata tertib, ekstrakulikuler, dan juga seminar dengan narkoba. Agar tidak bosan, acara-acara tersebut diselingi dengan game-game kecil.
Puncak MOPDB jatuh pada hari ketiga atau hari terakhir, yaitu Senin, 27 Juli 2015. Pada hari terakhir ini sudah tidak ada lagi seminar maupun sosialisasi, melainkan permainan-permainan yang tentunya cukup menguras tenaga dan kebanyakan dilakukan di luar ruangan. Game yang dilaksanakan juga tidak semuanya game fisik tetapi juga ada permainan untuk mengasah otak seperti halnya Teka Teki Silang.

MOPDB berlangsung sangat baik dan meriah. Acara berjalanan dengan lancar dan menyenangkan. Para peserta didik baru juga dapat cepat berbaur satu dengan yang lainnya sehingga yang awalnya malu-malu akhirnya bisa lebih bersemangat lagi.